Sidang Fee Proyek Lamsel, Jadi Ajang Debat Sahroni dan Hermansyah

Bandar Lampung – Sidang lanjutan perkara Dinas PUPR Lampung Selatan dengan dua terdakwa Hermansyah Hamidi (HH) dan Syahroni kembali di gelar dengan mendengarkan keterangan terdakwa atas saksi yang telah dihadirkan beberapa waktu lalu, Rabu (5/5).

Sidang kali ini cukup menarik adanya pembantahan dari dua terdakwa yakni HH membantah Syahroni, Syahroni membantah dakwaan HH.

Perdebatan tersebut, terjadi antara penasehat hukum dari Hermansyah Hamidi kepada Syahroni soal uang Rp. 4 milyar yang diberikan ke Agus BN. Uang tersebut, untuk Hermansyah harmidi yang akan di setorkan ke bupati Lamsel Zainuddin Hasan.

Namun, HH tidak menerima uang tersebut dari agus BN yang telah diberikan dari Syahroni.Menurut pengakuan Syahroni, uang tersebut sudah di setorkan di malam hari kepada Agus BN pada bulan juni 2017 lalu. Menurut Penasehat hukum HH bahwa terdakwa tidakĀ  pernah menerima uang tersebut dari Syahroni.

Selanjutnya, HH membantah soal plotingan yang di tuduhkan kedirinya, bahwa plotingan tersebut dari HH baru Syahroni di lanjutkan ke rekanan. “itu tidak seperti itu, kemudian Syahroni saat ditanya majelis Efiyanto, ia tetap dengan pendirian atas BAP nya,” tandasnya.

Reporter Agung Kurniawan

Posting Terkait