Siswa Mengenal Nusantara Asal Gorontalo Berkunjung Ke Stasiun Tanjung Karang

Kepala Divre IV Tanjung Karang Suryawan Putra Hia (kemeja hitam), foto bersama puluhan peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Gorontalo di stasiun Tanjung karang Bandarlampung. Kamis, (16/8).

BANDAR LAMPUNG – Kepala Divre IV Tanjung Karang Suryawan Putra Hia menerima puluhan peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Gorontalo di stasiun Tanjung karang Bandarlampung, Kamis, (16/8).

Kunjungan peserta SMN ini merupakan pertukaran pelajar antara Lampung dengan Gorontalo dari program “BUMN Hadir Untuk Negeri”, kunjungan ini merupakan salah satu ranghkaian dari kegiatan selama di Provinsi Lamlung.

Baca Juga:  PGN Lampung Fasilitasi Siswa Mengenal Nusantara 2017

“Kita terima peserta SMN dan langsung kita ajak-ajak berputar di stasiun Tanjung karang,” ujar Suryawan.

Ia menjelaskan, dengan kunjungan ini para peserta bisa menikmati menggunakan transportasi Kereta Api yang ada di Provinsi Lampunh.

Selain itu itu, Suryawan mengatakan peserta SMN di ajak berkeliling untuk melohat stasiun dan mekanisme sistem peembelian dari kereta tersebut.

Baca Juga:  PGN Lampung Fasilitasi Siswa Mengenal Nusantara 2017

“anak-anak sangat antusias, apalagi ini merupakan pertama meenggunakan kereta. Ini mrnjadikan pengalaman pertama dalam kehidupan para anak-anak SMN,” jelasnya.

Suryawan mengharapkan, setelah melakukan kunjungan ke Stasiun Tanjung Karang, peserta SMN bisa mengaplikasikan kepada perusahaan KAI yang ada di Provinsi Gorontalo yang rencananya akan di bangun untuk angkutan masal masyarakat.

Andre Wartabone peserta SMN DiFabilitas mengatakan, dengan kunjungaan ini sangat menarik dan senang, apalagi ini merupakan pertama di dalam hidup saya.

Baca Juga:  PGN Lampung Fasilitasi Siswa Mengenal Nusantara 2017

“Walaupun saya tidak bisa melihat, tetapi saya bisa merasakan bahwa kereta sangat enak dan nyenyak. Apalagi para petugasnya sangat ramah,” ujar andre.

Andre mengharapkan kedepan KAI tanjung karang bisa meningkatkan pelayanan kepada kaum perempuan, apalagi membuat kereta khusus perempuan dan gerbong untuk peserta difabilitas dengan di dampingi oleh para petugas yang handal dan ramah. (IH)

4,546 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Siswa Mengenal Nusantara

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan