Siswa SMKN Bandarlampung Tuntut Kepsek Mundur

Josua | Fajar Sumatera

BANDARLAMPUNG – Puluhan pelajar SMK Negeri 3 Bandarlampung, menuntut Suniyar, mengundurkan diri dari jabatan kepala sekolah (Kepsek).

Para pelajar melalu aksi demo, menyesalkan tingginya pembayaran uang komite dan pembangunan.

Dalam orasinya, para pelajar mengeluhkan biaya kelas reguler sebesar Rp4.250.000, dengan iuran perbulan Rp325.000.

Sementara untuk biaya kelas model yang mencapai Rp5.250.000, harus dibayarkan sebesar Rp475.000 perbulan.

Tingginya biaya sekolah juga tidak dibarengi dengan kelengkapan sarana prasarana praktikum siswa. Khusus kelas kecantikan, para pelajar kekurangan alat dan bahan praktikum.

“Beberapa alat kecantikan yang dipakai telah kadaluwarsa,” kata Anisa Amanda, siswi SMKN 3 Bandarlampung.

Menanggapi aksi unjuk rasa para pelajar, pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, menggelar dialog bersama perwakilan pelajar.

Perwakilan pelajar dari lima jurusan, diantaranya jurusan tata boga, perhotelan, UPW, tata busana dan jurusan kecantikan sepakat menolak Suniyar sebagai Kepala SMKN 3 Bandarlampung.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Bandarlampung, Suniyar, menyerahkan sepenuhnya mekanisme penggantian dirinya kepada dinas pendidikan.

“Selama dua tahun menjabat, terhambatnya pembangunan sejumlah fasilitas karena penerimaan bosda yang tidak tepat waktu,” ungkap Suniyar.

Ditempat yang sama, Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar, mengunjungi SMKN 3 dan menemui para pelajar yang berunjuk rasa.

Beberapa tuntutan pelajar yang telah disampaikan menjadi bahan pertimbangan dan akan segera dibenahi.

Tuntutan agar Kepala SMKN 3 Bandarlampung, Suniyar, mengundurkan diri, Sulpakar berjanji mengevaluasi kinerja suniyar selama dua tahun menjadi kepala sekolah dan diproses sesuai mekanisme kepegawaian.

“Apabila memang terbukti seperti yang disangkakan sulpakar akan menurunkan dari jabatannya sesuai mekanisme yang ada,” kata Sulpakar.

Sementara, uang sekolah yang dinilai memberatkan siswa akan dibahas besok dalam rapat bersama pengurus komite sekolah dan usai rapat komite sekolah dilanjutkan dengan pertemuan bersama orang tua pelajar.(JO)

SMKN Bandarlampung Tuntut Kepsek Mundur

Posting Terkait