Tanggamus

Kapolres Tanggamus Jaring Aspirasi soal Kemananan di Wonosobo

Tanggamus – Dalam gelaran kunjungan kerja (Kunker) di Polsek Wonosobo, Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, S.I.K menggelar silaturahmi dan diskusi dengan para tokoh di halaman Mapolsek setempat, Rabu 8 Maret 2023.

Kedatangan Kapolres dan rombongan disambut langsung Kapolsek Wonosobo Iptu Juniko, S.H bersama personelnya. Kegiatan juga dihadiri Camat Wonosobo, Camat Bandar Negeri Semuong, Uspika, Kepala Pekon di Kecamatan Wonosobo dan Bandar Negeri Semuong, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan guna mengetahui kondisi di lapangan serta dapat menampung aspirasi masyarakat, disana sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat diantaranya seperti peningkatan dari Polsubsektor menjadi Polsek Bandar Negeri Semuong yang disampaikan Kepala Pekon Gunung Doh Kecamatan Bandar Negeri Semuong.

Kemudian peningkatan keamanan di wilayah hukum Polsek Wonosobo salah satunya dengan menggiatkan ronda malam, menambah lampu penerangan jalan dan memasang kamera CCTV di sejumlah titik.

Sesuatu menarik disampaikan Bagiyono Sabdo Palon selaku tokoh agama Hindu yang berada di Pekon Kalirejo Kecamatan Wonosobo yang menyebut bahwa kerukunan umat beragama di pekonnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah, FKUB dan seluruh masyarakat sehingga terbentuknya pekon kalirejo sebagai desa sadar kerukunan beragama, sebab walaupun minoritas tetapi dalam kegiatan keaagaman selalu nyaman dan aman.

Hal menarik lainnya, permohonan Ailawati selaku Kepala UPTD Puskesmas Siring Betik yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasamanya dalam pelaksanaan vaksinasi yang didukung oleh Polsek Wonosobo dan seorang Bhabinkamtibmas yang dimutasi ke Polres Tanggamus.

Untuk itu, Ailawati berharap kepada Kapolres Tanggamus untuk mengembalikan seorang Bhabinkamtibmas tersebut ke wilayah Wonosobo sebab ia mengakui keaktifan kerjasama dan berdedikasi dalam pelaksanaan tugasnya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Tanggamus, AKBP Siswara Hadi Chandra mengatakan bahwa untuk peningkatan polsubsektor menjadi Polsek Bandar Negeri Semuong sedang dalam tahap finalisasi pengukuran lahan. Bahkan tidak hanya akan ditingkatkan menjadi Polsek, kompi brimob akan dipusatkan di Wilayah kecamatan Bandar Negeri Semuong.

Sedangkan untuk penambahan lampu penerangan jalan memang bukan kewenangan kepolisian, namun akan disampaikan melalui rapat forum Forkopimda.

Dan untuk kegiatan ronda malam memang akan diadakan lomba Poskamling. Namun kami berharap Poskamling ini bukan hanya sekadar dalam kegiatan menyongsong lomba, tapi berdasarkan kesadaran kita bersama dalam mewujudkan situasi yang nyaman dan kondusif.

Kapolres AKBP Siswara Hadi Chandra dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa pihaknya berkunjung ke Polsek Wonosobo guna mengetahui secara langsung bagaimana kondisi jajaran di wilayah dan operasionalnya.

“Selain mengetahui kondisi wilayah, kami juga mengadakan tatap muka dengan para tokoh masyarakat dan para unsur Muspika untuk menjaring aspirasi tentang bagaimana situasi keamanan dan ada saran serta masukan yang Insha Allah akan kita tindaklanjuti termasuk masukan yang akan diakomodir di forum-forum Forkopimda,” kata AKBP Siswara Hadi Chandra usai kegiatan.

Kapolres menyebut, terkait adanya usulan pengembalian Bhabinkamtibmas yang dimutasi ke Polres Tanggamus, pihaknya akan meninjau kembali dan evaluasi guna menentukan ketentuan pengembaliannya.

“Tentu akan kami pertimbangkan, melalui evaluasi dan assesment yang kita laksanakan, apabila memenuhi syarat. Maka yang bersangkutan akan kita kembalikan, melihat dari antusiasme masyarakat terhadap yang bersangkutan dan menilai kinerjanya sangat optimal, sangat mendukung operasional kepolisian di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, bahwa pihaknya mendapatkan suatu cerminan teladan tentang bagaimana masyarakat bisa hidup berdampingan dengan segala macam perbedaannya.

“Sebagai contoh tadi adanya wihara, gereja dan masjid yang saling berdampingan yang akan kita coba ungkap kembali atau eskpos kembali supaya bisa menjadi satu percontohan bagi masyarakat, bahwa ditengah-tengah perbedaan kita bisa hidup bersama, bisa saling menjaga kerukunan, sehingga kita bisa merawat NKRI,” tandasnya. (*)

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button