TKI Asal Lampung Timur Tewas di Taiwan

Ilustrasi. (net)

LAMPUNG TIMUR – LEBIH baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan emas di negeri orang. Itulah pepatah yang tepat ditujukan kepada Widianto, salah satu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan asal Desa Muliyosari, Kecamatan Bumiagung, Lampung Timur (Lamtim), tewas di tempat perantauan pada Selasa (20/2/2018) sore.

Baca Juga:  Program Tanggap Darurat Covid-19 di Lamtim Diduga Syarat Mark Up

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Lamtim, Budiyul Hartono, membenarkan adanya TKI warga Lamtim meninggal di Taiwan.

Dugaan sementara korban meninggal akibat terjatuh dari gedung.

Upaya yang dilakukan Pemkab Lamtim berkoordinasi dengan pihak BP3TKI terkait kepulangan jenazah.

“Hingga sore ini, kami masih terus berkoordinasi soal pemulangan jenazah TKI atas nama Widianto,” kata Budiyul.

Baca Juga:  Stop Press Jurnalis Kabupaten Lampung Timur

Dipastikan jenazah tiba tidak kurang dari empat hari lagi, karena korban merupakan TKI resmi. Sehingga, pengumpulan data lebih cepat dan mudah dalam pengurusannya.

Sementara itu, Kepala Desa Muliyoasri Suyitno mengatakan, korban anak dari pasangan suami istri Giyono dan Karti. Dan korban berangkat ke luar negeri 2013 lalu.

“Ironisnya, anak korban masih berumur 1,6 bulan,” kata Kades Muliyoasri.

Baca Juga:  Sambangi Hong Kong, Menteri Rini Ajak TKI Jadi Pengusaha

Pantauan di kampung halaman korban, kondisi rumah duka dipenuhi kerabat keluarga, sedangkan ibu korban masih dalam kondisi shock setelah mendengar kabar meninggal putra pertamanya tersebut di Taiwan.

“Ya, itu yang meninggal, anak saya yang pertama,” kata Giyono. (*/LP)

Lampung Timur TKI

Posting Terkait