Unila-Cenergi Kerjasama Pengolahan Biomassa

Josua | Fajar Sumatera

BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menandatangani nota kesepahaman dengan Cenergi, yang merupakan institusi berpusat di Malaysia dan bergerak dalam bidang produk pertanian di beberapa negara Asia.

Sebagai bagian dari program Unila Go Global, Unila go international menjalin kerja sama dengan para peneliti dan perguruan tinggi luar negeri.

Unila bekerja sama melakukan penelitian untuk memanfaatkan limbah hasil pengolahan pertanian menjadi sumber energi terbarukan atau biomassa.

Baca Juga:  Unila Berkolaborasi dengan Bank Indonesia

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Profesor Bujang Rahman, meyampaikan, Provinsi Lampung memiliki potensi menjadi sumber penghasil biomassa.

“Potensi ini terlihat dari banyaknya varietas tanaman pertanian yang dibudidayakan di Lampung seperti coklat, kopi, singkong dan sawit,” jelas Bujang Rahman, Selasa (15/10).

Sementara itu, ketua panitia ICSB (International Conference on Sustainable Biomass) 2019, Ardian Ulvan, menjelaskan, Pemerintah Indonesia, menargetkan pada tahun 2030 mendatang, 25% sumber energi nasional berasal dari sumber energi terbarukan atau biomassa.

Baca Juga:  Pemprov Ingin Wisudawan Unila Kembangkan Kewirausahaan

Biomassa yang ramah lingkungan diharapkan bisa berkontribusi sebesar 5% hingga 6% dari kebutuhan nasional.

“Pemanfaatan limbah hasil pengolahan pertanian menjadi biomassa diyakini bisa menghentikan laju deforestasi,” jelas Ardian.

Ekstensifikasi atau alih fungsi lahan hutan menjadi perkebunan bisa dikurangi dengan mengintensifkan produktifitas dan efisiensi pemrosesan produk pertanian.

Diketahui, ICSB 2019 diikuti negara – negara sahabat dari Jepang, Korea Selatan, Swedia, Malaysia, Cekoslavakia.

Baca Juga:  Unila Perkenalkan Sistem Akademik Pascasarjana

Para peserta berasal dari akademisi 14 perguruan tinggi dan 7 lembaga riset dari dalam dan luar negeri.(JO)

Biomassa Cenergi Malaysia Unila

Posting Terkait