Usut Dana Bansos Covid, Kejari Metro Terbitkan Sprintug

Bandar Lampung – Dugaan korupsi dana Bantuan sosial (Bansos) covid19 pada Dinas sosial (Dinsos) metro tahun anggaran 2020 dengan nilai Rp3,7 miliar. Kejaksaan Negeri (Kejari ) kota metro telah mengeluarkan Surat Perintah Tugas (Sprintug) .Senin (13/09)

Kasi Intel Kejari Kota Metro Rio Halim mengatakan ,bahwa pihaknya beserta timnya sedang melakukan tahap konfirmasi terhadap persoalan tersebut kepada beberapa pejabat yang bersangkutan.

“Sprintug sudah dikeluarkan dan tim sedang melakukan konfirmasi ke pejabat dan dinas terkait atas dugaan korupsi tersebut,” kata Rio

Untuk itu ,kata dia, Sprintug tersebut juga sudah di keluarkan sejak beberapa hari lalu.selain itu tim pun telah bekerja dan beberapa pejabat memang sudah ada yang diwawancara terkait persoalan itu.dan pihaknya juga akan mendalami dugaan koruspi dana Bansos Covid-19 yang disalurkan oleh Dinas Sosial Kota Metro setempat untuk perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus teresebut.

“Kejaksaan sebagai pengawas penyaluran dana Covid-19 akan, bekerja dengan cepat untuk mengungkap dugaan korupsi ini,” urainya

Sebelumnya, Lembaga Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) telah menyampaikan laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) dalam pengelolaan anggaran belanja untuk penanganan dampak klaster bantuan social safety net/JPS senilai Rp. 3.756.259.000,- yang diperuntukan untuk perlindungan sosial bagi Masyarakat terdampak Covid-19 tahun anggaran 2020 dari alokasi APBD Kota Metro ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro (30/8).

Posting Terkait