Wakil Ketua DPR Disebut Dalam Kasus Gratifikasi Lampung Tengah


Bandar Lampung – Nama Azis Syamsudin, Aliza dan Ida Wati kembali disebut oleh kuasa hukum terdakwa Mustafa, Soal aliran Dana Alokasi khusus (DAK) tahun 2018 dalam kasus Gratifikasi PUPR Lampung Tengah (Lamteng).

Kuasa hukum Muhammad Yunus menegaskan, jika sesuai fakta persidangan dalam DAK 2018 ada dua nama yang menerima sejumlah uang dalam perkara ini.

Baca Juga:  Perkara Korupsi Mustafa di Tangan KPK: Tahap Penyelesaian Berkas dan Telaah Keterlibatan Azis Syamsudin

“Dalam fakta persidangan itukan untuk mengurus dana DAK ada nama Azis syamsudin melalui Aliza dengan nilai kurang lebih Rp. 2.7 milyar, “kata Yunus di Pengadilan Negeri (PN), Tanjungkarang Bandarlampung.

Untuk itu, dirinya juga menyebutkan nama yang belum terverifikasi selama persidangan berlangsung yakni Ida Wati yang diduga menerima uang aliran dana sebesar Rp.3 milyar pada tahun 2018.

Baca Juga:  Pengacara Tegaskan, Sidang Perkara Korupsi Mustafa Perlu Dihadiri Aziz Syamsudin Cs dan Amin Santono Dkk

“Di Fakta persidangan juga, ini bukan berandai – andai ada uang Rp.3 milyar yang diserahkan melalui Ida Wati, tapi ini belum terverifikasi itu berdasarkan keterangan Taupik Rahman beserta stafnya. Bahwa DAK 2018 itu melalui Ida Wati, “jelasnya

Sementara, Jaksa Penuntut Umum KPK RI Taufiq Ibnugroho mengungkapkan, jika nama Azis Syamsudin dan Aliza yang bagian dari perkara ini belum bisa memberikan informasi lebih lanjut.

Baca Juga:  IPW Apresiasi Firli Ungkap Dugaan Keterlibatan Azis Syamsudin

” Sampai saat ini saya belum dapat informasi terkait hal itu, “pungkasnya

Reporter :Agung Kurniawan

Aliza Gunado Azis Syamsudin

Posting Terkait