Walhi Lampung Kecam Pemasangan APK Di Pohon

Ilustrasi APK. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Lampung, sangat menyesalkan banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) milik calon anggota legislative (Caleg) yang terpasang di pepohonan.

APK yang terpasang di pohon selain merusak lingkungan dan keindahan kota, juga melanggar peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Hendrawan, mengimbau para Caleg yang berkompetisi di pileg 2019 tidak memasang APK miliknya di pohon.

Baca Juga:  Sampah Kotori Teluk Lampung, Walhi: Selesaikan dari Hulu ke Hilir

“Pohon merupakan paru-paru kota yang berfungsi sebagai tanaman untuk mengurangi polusi udara dan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tahun politik seharusnya menjadi momentum bagi para Caleg untuk mengampanyekan pelestarian lingkungan,” tegas Hendrawan, Senin (12/11).

Walhi sebagai organisasi pecinta lingkungan berharap, KPU dan Bawaslu berani untuk memberikan tindakan tegas kepada para Caleg yang telah merusak lingkungan.

Baca Juga:  Sampah Kotori Teluk Lampung, Walhi: Selesaikan dari Hulu ke Hilir

“Kami meminta para caleg yang wajahnya terpampang di APK untuk bertanggung jawab atas pemasangan APK di pohon dan tidak melempar kesalahan kepada relawan di lapangan,” tukas dia.

Diketahui, pemasangan APK di pohon merupakan sebuah pelanggaran karena bertentangan dengan PKPU nomor 4 tahun 2017, bahkan beberapa waktu lalu KPU Provinsi Lampung, bersama partai politik peserta pemilu 2019 telah menandatangani kesepakatan mengenai pengadaan APK.

Baca Juga:  Sampah Kotori Teluk Lampung, Walhi: Selesaikan dari Hulu ke Hilir

Dalam rapat pleno tersebut, Komisioner KPU Lampung, Antonius, mengingatkan agar APK tidak dipasang di pohon karena adanya kecaman dari Walhi Lampung. (*)

APK Di Pohon Walhi Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan