Warga Kaliawi Keluhkan Penggalian Gas Rumah Tangga Milik Pemkot

Ilustrasi (ist)

BANDARLAMPUNG,-Warga Kaliawi, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, keluhkan penggalian pemasangan Gas Rumah Tangga yang menjadi program Pemerintah Kota Bandarlampung.

Pasalnya, terdapat tumpukan tanah yang senggeja ditaruh dipinggir jalan dari hasil penggalian itu.

“Sudah berminggu-minggu tanah dipinggir-pinggir jalan ada disini, lantaran adanya tanah ini tentu sangat mengganggu,” ujar salah satu warga Kaliawi, Jum’at (4/8).

Baca Juga:  Pemkot Lepas Tangan Ganti Rugi Lahan Warga

Dirinya menambahkan, selain mengganggu, dampak dari tanah hingga saat ini masih berada diruas jalan permukiman membuat beberapa pengendara roda dua terjatuh akibat tergelincir oleh tanah galian.

“Ini tetangga saya pernah terjatuh karena ban motornya tergelincir tanah dari galian ini,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Komisi III DPRD Bandarlampung, meminta agar kontraktor penggalian Gas Rumah Tangga itu, dapat memindahkan tanah-tanah hasil galian itu ketempat yang aman.

Baca Juga:  Pemkot Ogah Ganti Rugi

“Kita minta kalau penggalian itu ditengah permukiman warga, tanah-tanah hasil itu dapat dipindahkan ketempat yang aman, sebab kalau tidak seperti itu maka pihak warga yang akan mendapatkan imbasnya,” ujar Sekertaris Komisi III DPRD Bandarlampung, Acmad Riza.

Sambung politisi Gerindra itu, dirinya juga meminta agar perkerjaan penggalian guna tempat Gas Rumah Tangga dapat dikerjakan dengan cepat dan rapih.

Baca Juga:  Pemkot Ngemis Sembako ke Perusahaan

“Harus cepat perkerjaan itu dan harus rapih, karena yang mereka gali ada juga jalan yang beraspal, telah disemen, jadi kami harapkan walaupun tidak dikembalikan seperti kondisi awal, mereka juga harus merapihkan,” pungkasnya. (JI)

Gas Rumah Tangga Pemkot Bandarlampung

Posting Terkait