Warga Kangkung Ikut Mengungsi

Foto: Ist

BANDAR LAMPUNG – Warga RT 6, 7 dan 8 Lingkungan 2 Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, ikut mengungsi ke area Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, sejak gempa bermagnitudo 7,4 menerjang Jakarta, Banten dan Lampung.

Sejumlah wanita dan anak-anak berbondong-bondong menuju area Kantor Gubernur Lampung untuk mencari tempat yang aman. Hal ini karena BMKG telah mengeluarkan peringatan potensi tsunami akibat gempa tersebut. Peringatan kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 21.35 WIB.

Baca Juga:  Warga Pecah Kepala Akibat Gempa

Relawan ACT Lampung Fatulloh melaporkan hampir semua wanita dan anak-anak mencari tempat yang lebih tinggi disekitar Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung. Dengan membawa perlengkapan seadanya, warga masih bertahan disepanjang jalan,  trotoar dan halaman Balai Keratun. Hal ini karena memudahkan akses menyelamatkan diri ketika terjadi ombak besar maupun tsunami.

Fatulloh sendiri bersama warga lain memantau perkembangan air laut. Menurut pengamatanya air laut masih normal. Tidak terlihat adanya perubahan baik pasang maupun surut.

Baca Juga:  Gempa Dijadikan Arinal Ajang Pencitraan

“Tadi warga mulai mengungsi terutama wanita dan anak-anak, kalau yang Bapak-bapaknya memantau kondisi air laut sambil menjaga rumah masing-masing. Disini letaknya dibibir pantai sehingga warga sangat waspada,” jelasnya.

Lanjutnya diperkirakan warga masih bertahan area tersebut hingga larut malam bahkan keesokan hari. Untuk itu sangat diperlukan perlengkapan tidur yang memadai seperti kasur, bantal dan selimut.

Baca Juga:  Gempa 6.4 SR Guncang Jakarta

“Malam ini kondisi sangat dingin, banyak anak-anak ikut ngungsi. Kalau warga bertahan sampai besok pasti butuh logistik seperti makanan dan minuman. Warga trauma kejadian tsunami tahun lalu, sehingga memilih mengungsi ditempat yang aman,” pungkasnya.(*)

Gempa

Posting Terkait