Warga Keluhkan Sisa Galian Tanah

Ilustrasi (Ist)

BANDARLAMPUNG,-Warga Jalan Basuki Rahmat, Teluk Betung Utara, mengkeluhakan adanya galian pemasangan Pipa Gas Rumah Tangga, sebab pasca dikeruk sisa-sisa tanah penggalain itu dibiarkan begitu saja tumpah dijalan itu.

“Bagaimana ini pak, pengerjaan ini seakan-akan berantakan, iya kalau bisa sesudah digali mau kami tanah ini dipindahkan geh,” ujar salah salah satu warga Jalan Basuki Rahmat, Cecep, Jumat (25/8).

Pasca penggalain namun sisa-sisa tanah itu dibiarkan saja, Cecep mengaku, dalam waktu sehari saja terdapat tiga pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat tergelincir tanah itu.

“Ini sudah seharian hujan mas, namanya air ditimpah tanah pastinya licin, sudah tiga pengendara motor yang jatuh termaksut saya juga tadi pagi abis ngenterin anak saya, saya terjatuh akibat ban motor saya tergelincir tanah itu,” paparnya.

Terlebih selain dirinya, terdapat juga wanita lanjut usia yang menjadi korban dari kurang baiknya dalam proses pemasangan pipa gas itu.

“Anak saya mah masih muda mas jadi tidak terlalu menjadi masalahn kalau jatuh, ini barusan ada juga nenek-nenek dibonceng dengan cucungnya, lalu kendaraan yang ditunggangi nenek itu jatuh karena tergelincir, hal hasil nenek itu jatuh dan hampir saja masuk parit,” katanya.

Dilain sisi, menanggapi hal tersebut, menurut anggota Komisi I DPRD Bandarlampung, Muchlas Bastri, seharusnya pihak kontraktor yang menggali lubang pipa galian gas itu dapat memindahkan sisa-sisa tanah, terlebih sekarang Kota Tapis Berseri sering kali dilanda hujan.

“Kita minta untuk kontraktor agar dapat memindahakan tanah-tanah itu atau merapihakan sisa-sisa tanah itu, sebab kalau dibiarkan begitu saja dikhawatirkan nantinya akan berdampak kemasyarakat,” ujar Muclas Bastari.

Terlebih, berdasarkan pengaduan masyarakat, bahwa sisa-sisa tanah itu dianggap telah merugikan warga yang melintasi jalan itu terutama bagi pengendara roda dua.

Oleh sebab itu, Politisi PKS itu nantinya akan menindak lanjuti permasalahan itu berupa memberikan teguran kepihak kontraktor untuk merapihakan sisa-sisa tanah galian itu.

“Akan kita tindak lanjuti permasalahan ini, sebab masalah ini tidak bisa dianggap remeh dan main-main, oleh karenanya kita nanti akan meminta agar pihak kontraktor dapat merapihakan tanah-tanah itu,” pungkasnya. (JI)

Galian Lubang

Posting Terkait