WaRu Tinjau Jalan Rusak

Metro–Wali kota dan Wakil Wali kota Metro Wahdi-Qomaru Zaman tinjau prasarana Infrastruktur jalan di kota metro, Senin (8/3/21)

Peninjauan yang dilakukan bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur jalan mengalami kerusakan. disejumlah titik ruas.
Sementara jalan tersebut merupakan akses penting bagi suatu wilayah untuk menopang kegiatan dalam segala aspek kehidupan dalam pembangunan suatu daerah, dan keberadaan jalan merupakan kebutuhan yang tidak bisa dikesampingkan.

Kegiatan peninjauan diawali dari jalan Hasanudin kelurahan Yosomulyo Metro Pusat, kemudian Wali kota bersama rombongan menuju Jalan Wr. Supratman dikelurahan Karang Rejo 23 kecamatan Metro Utara, selanjutnya Robongan Wali kota bergerak ke Jalan Walet dikelurahan Porwoasri Kecamatan Metro Utara.

Turut serta dalam kegiatan Wali kota dan Wakil Wali kota tersebut, Ka Dinas PU, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Camat serta Lurah.

Dalam kesempatan tersebut, Wahdi mengatakan bahwa kegiatan hari ini adalah merupakan peninjauan saja.
“Sebelum melakukan peninjauan kita sudah ada perencanaan perbaikan terhadap infrastruktur jalan, karena ini berhubungan dengan pemulihan masalah sosial ekonomi dan peningkatan ekonomi kreatif,” kata Wahdi.

“Jalan itu ada specknya, kapasitasnya harus disesuaikan dengan kondisi dan kelas tipe jalan,” ujarnya.

Wali kota Wahdi juga meminta agar setiap jalan yang belum ada drainase untuk segera dibuatkan drainase.

“Dengan harapan drainase dapat mengurangi genangan air ketika hujan yang mengakibatkan jalan cepat rusak,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Yeri Ehwan yang turut mendampingi Peninjauan dilokasi menjelaskan bahwa hari ini ada peninjauan di 3 (tiga) lokasi Infrastruktur jalan yang sudah masuk dalam paket proses lelang Tender.

Dikatakannya ketiga lokasi titik ruas jalan tersebut meliputi, Jalan Hasanuddin di Kelurahan Yosomolyo Metro Pusat, Jalan Wr Supratman di Kelurahan Karang Rejo 23 Metro Utara, dan Jalan Walet di Kelurahan Porwoasri Metro Utara.

“Dari ketiga paket tersebut kurang lebih nilainya 5 Miliar yang diambil dari dana DAK, memang secara keseluruhan ada sepuluh paket yang sedang proses lelang tender, dan yang baru kita tinjau baru tiga titik, berarti masih ada tujuh titik lagi,” ujarnya.(Rere/Rahmat)

Posting Terkait