Way Kanan

Aleg Waykanan Gagal Paham soal Proyek Jalan Mesir Ilir – SriRejeki

WAYKANAN – Proyek pengerjaan Jalan Ruas Mesir Ilir – Sri Rejeki yang terindikasi Over Markup di Bahuga, dibela oleh anggota DPRD Way Kanan Bambang Irawan dari partai Golkar, rabu (13/09/2023).

Hal ini disinyalir dari sebuah screenshoot Whatsapp (WA) seseorang yang mengupload pemberitaan beberapa media salah satunya https://fajarsumatera.co.id/way-kanan/10577/pt-bumi-lampung-persada-diduga-bangun-proyek-jalan-mesir-ilir-sri-redjeki-dengan-mutu-rendah/

Dikatakan oleh Bambang dalam bahasa lampung bahwa proyek tersebut belum dimulai pekerjaannya, padahal dapat diketahui dan terpampang jelas pada papan informasi proyek bahwa tanggal kontrak dimulai tanggal 08 juni 2023 dengan waktu pekerjaan 150 hari kalender yang artinya sesuai dengan aturan yang berlaku bahwa pekerjaan di mulai setelah penandatanganan kontrak.

“Mkng kerj, sija batu base pai” ujar Bambang yang sekarang menjabat ketua komisi III DPRD Way Kanan dimana dirinya menganggap bahwa pekerjaan tersebut belum bisa dimulai waktu penghitungan kerjanya.

Mega proyek Peningkatan Jalan Ruas Mesir Ilir – Sri Rejeki milik Pemerintah Kabupaten Way Kanan bidang Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dengan nilai Kontrak Rp 19.972.121.661,05 nomor kontrak K-001/SPK-BM/APBD-DAK/IV.08-WK/2023, dinilai terindikasi Over Markup dimana hal tersebut dicurigai adanya permainan dalam nilai satuan volumenya.

Informasi yang diterima awak media dari Dinas PUPR Way Kanan, ada kejanggalan dalam penghitungan nilai proyek dengan Panjang ruas pekerjaan 10.850 meter, dimana kurang lebih hanya 40%nya yang dilakukan peningkatan jalan, hal ini yang menjadi pemicu kecurangan yang dilakukan oleh oknum Dinas PUPR Kab. Way Kanan.

Proyek dengan nilai Hampir 20 miliar sudah pasti dikemas oleh Oknum PPK (Pejabat Pembuat Komitmen)  Dinas Pekerjaan Umum Bidang Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Kabupaten Way Kanan yang sudah pasti ada kepentingan pribadi antara PA dan PPK pihak Dinas DPUTR serta sang kontraktor.

Hingga berita ini diturunkan belum ada lagi pihak-pihak terkait yaitu yang bisa dihubungi untuk dimintai keterangan mengenai pengerjaan Mega Proyek Jalan Ruas Mesir Ilir – Sri Rejeki.

Tim

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button